Saturday, May 25, 2019

Kejauhan

Ada masa yang tidak kamu tau
Mengagumimu untuk waktu yang lama
Lirikan mataku memperhatikanmu
Lalu aku menjadi pencemburu yang hebat
Suara mulutku mengharapkanmu
Lalu aku menjadi penanti yang baik
Sampai akhirnya memilikimu dengan nyata
Anehnya itu tak pernah berhenti

Dari

Dari awal kamu berjuang untuknya
Maka temanilah sampai akhir

Wanita

Berdiri dengan pandangan sendu
Kecantikannya tertutupi
Ada rasa yang tak ingin diucap
Namun sangat ingin dimengerti
Tetes demi tetes air mata mengalir
Bukti kesedihannya
Bukti kegelisahannya
Bukti kesakitannya

Suara

Maafkan aku tak mendengar
Jeritan dan kekecewaanmu kala itu
Dimana ada pengharapan yang kau yakini
Kini aku kecewa karena mengabaikannya